Mempercepat Emulator Android dengan Virtual Machine

Setelah sekian lama tidak pernah menulis artikel karena kesibukan dunia nyata dan blog sudah tidak terawat lagi, kali ini saya ingin meluangkan waktu untuk menulis. Berawal dari membuat program android menggunakan compiler eclipse dan emulator yang sangat lambat berjalan, dan ketika HP andromax U2 saya yang tidak mendukung terdeteksinya sebagai android device di eclipse maka saya mencoba menggunakan ADB. Sebenarnya untuk developer yang ingin menggunakan andromax u2 sebagai emulator maka bisa menggunakan software Moborobo yang akan mencari driver ADB. Tetapi karena andromax saya mengalami kerusakan di socket USB maka saya menggunakan Virtual Box sebagai emulator.

Tools yang dibutuhkan

  1. Virtual Box atau VMware (Dalam tutorial ini saya gunakan virtualBox)
  2. Image Android (Pilih sesuai versi android yang anda butuhkan)

Pembuatan Virtual Machine

  1. Buka Virtual Oracle VM VirtualBox
  2. Buatlah sebuah virtual host dengan menekan tombol “NEW”
  3. Isikan sebuah nama dengan nama apapun, disini saya isi dengan
  • Name : EmulatorAndroid
  • Type : Linux
  • Version : 2.6

1

  1. Kemudian Next dan isikan RAM virtual machine dengan size 512MB, Next.
  2. Lalu terdapat radio button dan pilih Create a Virtual Harddrive now dan tekan create, dan pilih vdi (virtualbox disk image) sebagai file typenya.
  3. Kemudian pilih fixed size dan masukkan size sebesar 2,00 GB saja.
  4. Finish, dan virtual machine telah dibuat.

Tahap Setting

  1. Pilih virtual machine yang telah anda buat, dan masuk ke settings.
  2. Sekarang kita akan meload Android ISO yang telah di download, pilih Storage > dibawah IDE Storage Click Empty Icon, kemudian disebelah kanan pilih Choose a virtual CD/DVD disk file. Seperti gambar dibawah ini 2
  3. Sekarang browse lokasi dari file ISO android yang telah anda download dan open. Maka file ISO akan termount ke virtual machine.
  4. Agar audio dapat bekerja, kemudian masuk ke Audio, set audio controller menjadi SoundBlaster 16

3

  1. Lalu menuju ke Network dan enable network adapter 1. Kemudian pilih attached menjadi Bridge Adapter, Jika “name” dropdown terdapat banyak network adapter, pilih salah satu koneksi yang terhuung dengan internet. 4
  2. Klik OK

 

Menjalankan Emulator

  1. Pilih virtual drive dan klik Start. Jika ada kotak dialog, abaikan saja dan klik OK
  2. Pilih Live CD – VESA Mode 5
  3. Tunggu sampai Android masuk ke Home Screen 

6

Koneksikan Eclipse dan ADB dengan Emulator

  1. Tekan Alt + F1 untuk masuk kedalam console mode, (Untuk membalikkan kedalam GUI mode tekan Alt + F7)
  2. Ketikkan netcfg, dan kita akan mendapatkan IP address dari emulator. Dan kemudian catat IP address yang sudah kita dapatkan. 7
  3. Buka Command Prompot (Windows > Accesories > Command Prompt), kemudian masuk ke direktori Android SDK anda masing-masing (Direktori saya ada di D:\Android2\android-sdk) dan masuk ke platform-tool
  4. Lalu ketikkan: adb connect <IP Address>

Sebagai contoh adb connect 192.168.1.157 8

  1. Ya, emulator telah berhasil terkoneksi dengan ADB. Kemudian buka eclipse anda
  2. Pilih project yang akan anda jalankan, RUN > Run Configuration dan pilih android device dari emulator. Jika anda berhasil maka android device dari emulator akan terdeteksi seperti gambar dibawah ini 9
  3. Dan kita akan menunggu proses compile dan aplikasi anda akan terinstal di emulator. 10

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s